Berita

Makan Cabai

25 May 2018 | 05:57 WIB



  • Makan Cabai

Cuaca Panas Makanlah Cabai

Pernahkah para big boss perhatikan mengapa di negara-negara bercuaca panas para penduduknya menyukai masakan pedas?. Tengok saja di India, Afrika, Amerika Latin dan Asia Tenggara khususnya Indonesia, mereka semua gemar masakan berbumbu pedas.
Yup! tentu saja ada alasannya. Para Big Boss yang pintar tentu sudah bisa menebak : makanan pedas (tersangka utama : cabai) membuat kita berekeringat. Dan keringat yang keluar membuat tubuh kita dingin lebih cepat. Cukup sederhana bukan ??

Banyak yang berpendapat saat cuaca panas terik maka lebih segar adalah minum segelas es teh segar atau makan es krim. Adalah benar jika kita membuat dingin tubuh lebih cepat. Namun efek selanjutnya justru sebaliknya. Kita akan merasa panas dan gerah kembali setelah beberapa waktu. Hal ini disebabkan karena suhu tubuh internal kita didinginkan terlalu cepat. Tubuh kita berusaha mengimbanginya dengan menaikkan temperatur badan. Hasilnya kita merasa lebih panas !

Sebaliknya, saat kita memakan makanan pedas, maka ia akan menaikkan suhu tubuh internal kita sehingga sama dengan suhu di luar tubuh. Peredaran darah akan meningkat, kita akan mulai berkeringat dan kelembaban kita menguap. Mulailah proses pendinginan dalam tubuh kita. Paa ilmuwan menyebut fenomena tersebut dengan "wajah pengecap keringat" karena menilik pada fakta bahwa biasanya kita berkeringat dari daerah wajah terlebih dahulu.

Walaupun bagi kebanyakan orang, makan sambal dan makanan pedas lainnya dirasa kurang "pas" saat cuaca panas, namun faktanya hal tersebut justru dapat membuat kita "cooling down" alias membuat dingin tubuh. Nah, apakah para Big Boss berani mencoba ?? 

0 Obrolan

Belum ada komentar